Monthly Archives: June 2008

Janin Tersenyum & Menangis Dalam Rahim Ibu…!

Janin Tersenyum & Menangis Dalam Rahim Ibu…!

Berikut ini, gambar-gambar luar biasa yang membuktikan bayi dapat tersenyum dalam kandungan ibunya.Foto-foto tersebut menunjukkan, bayi yang belum lahir pun ternyata mampu mengejapkan matanya, menguap, mengernyitkan dahi dan..menangis! Sampai saat ini, dokter dan orangtua percaya, janin dalam rahim ibu, tak dapat tersenyum sampai beberapa minggu setelah lahir. Tetapi ahli kandungan terkenal asal Inggris, Prof Stuart Campbell yang mempelopori teknik rekaman gambar ini, mengatakan, pendapat tersebut tidaklah benar sepenuhnya. “Para ahli berpendapat, bayi tidak tersenyum sampai usia 6 minggu setelah lahir. Padahal, sebelum lahir pun bayi-bayi itu sering sekali tersenyum.” Gambar-gambar ini, dibuat menggunakan ultrasound 4D, yang mencatat gema/gaung yang berasal dari rahim ibu, dan mencatatnya secara digital. Pengamatan yang dilakukan selama berjam-jam, akan menghasilkan gambar yang membuat orangtua seperti menonton video kehidupan bayinya.

Foto-foto tadi, juga akan membantu dokter mendapatkan peringatan dini bila bayi-bayi dalam kandungan itu abnormal, seperti: langit-langit mulutnya terbelah, sindrom down dan kelainan lain yang berkaitan dengan tungkai, lengan, serta anggota tubuh lainnya. Prof Campbell, mengatakan, “Dengan munculnya gambar-gambar tadi, sejumlah pertanyaan mengenai janin dalam kandungan, bisa diselidiki.” “Misalnya, apakah janin dengan problem genetik memiliki pola gerak yang sama seperti janin normal?” “Apakah janin-janin itu tersenyum karena dia merasa bahagia? Atau menangis karena ada suasana atau kejadian yang menganggunya..?” “Mengapa janin mengedip-ngedipkan matanya? Padahal selama ini, kita berasumsi rahim ibu itu gelap gulita.” Foto-foto janin ini, bahkan bisa diambil ketika usia kandungan si ibu baru 12-20 minggu. Biaya pengambilan gambar janin ini, kira-kira, 275 poundsterling (kurang lebih 4 juta rupiah).

Yvone Ntimoah (29) yang mengambil gambar bayi perempuannya –baru berusia 31 minggu– mengatakan, “ Ini sangat fantastik. Tangannya tadinya menutupi wajahnya, tetapi tiba-tiba tangannya terbuka, dan kami bisa melihat dia tersenyum.” Kate Blackwell (29), yang hamil 27 minggu, menambahkan, “Suamiku, Paul, dan aku dapat menyaksikan setiap gerak-gerik bayi kami.” Meski begitu, ahli kandungan lain, Maggie Blott, memiliki pendapat berbeda. Ia masih tidak percaya bayi dapat tersenyum dalam rahim ibunya. “Memang, bayi-bayi itu seperti tersenyum

sumber: Tiddy, dikutip dari http://www.kompas.co.id/kesehatan/news/0309/18/111229.htm
tanggal entry: Senin, 22 September 2003

Bayi Meninggal Dalam Kandungan

Bayi Meninggal Dalam Kandungan
Kisah ibu diana ini saya kutip dari http://www.pdpersi.co.id

Kisahnya sangat mirip sekali dengan kisah saya, smoga kita selalu diberikan ketabahan dalam segala cobaan yang diberikanNya, amin. Berikut ini kutipannya:

Diana, 15 Jan 2005 00:56:44
Yth, dr Saya ingin bertanya. Sejak dinyatakan positip hamil, saya disarankan untuk memeriksa kandungan sexara rutin setiap sebulan sekali. Menginjak usia kandungan 5 bulan, dokter menyatakan tidak ada kelainan apa-apa pada bayi dan dinyatakan sehat. Tetapi menginjak usia kandungan 6 bulan, dokter menyatakan bahwa bayi saya meninggal dalam kandungan dan harus segera dikeluarkan, karena udah 2 minggu meninggalnya. Saya merasa heran dan terkejut, kenapa bisa seperti ini? (setiap berkunjung ke dokter selalu di USG) Yang ingin saya tanyakan adalah : Kenapa bisa sampai tidak terdeteksi? Penyebabnya apa? Untuk menghindari kejadian seperti itu lagi, tindakan apa saja yang perlu saya lakukan? Dokternya hanya menjawab bahwa kemungkinan bayinya terlalu aktif sehingga tali pusarnya terlilit seperti tambang yang menyebabkan sari makanan tidak masuk. Apakah mungkin bisa terjadi seperti itu? Terima kasih
Jawab:
Ibu Diana Yth, Terima kasih atas konsultasinya. Hal2 seperti yang ibu alami ini, sebetulnya bukan merupakan hal yang aneh atau baru, kejadian seperti ini sering kali dialami oleh para ibu yang sedang mengandung. Penyebab kematian janin yang tiba2 banyak faktor yang menjadi penyebabnya. Di negara maju sebelum pernikahan biasanya dilakukan premarital skrining terhadap kedua pasangan kelainan apa pada masing2 pasangan yang bakal terjadi bila sang istri hamil kelak. Tapi di negara2 seperti di Indonesia hal tsb masing belum dilakukan secara rutin. Penyebab kematian janin dalam kandungan banyak
dan keseluruah penyebab itu cukup sulit dan memakan biaya besar bila harus diperiksa semuanya. Penyebab tsb antara lain : Kelainan kromosom, infeksi TORCH dll, Diabetes Mellitus, Rhesus iso-imunisasi, insufisiensi plasenta, trauma psikhis atau fisik yang terakhir adalah tidak diketahui. Kematian janin memang tidak harus dikeluarkan buru-buru, tetapi jangan juga lebih dari 2 minggu karena bila diatas 2 minggu maka akan mempengaruhi terhadap faktor2 pembekuan darah si ibu, mengakibatkan darah si ibu agak sulit membeku. Demikian, terima kasih. (dr Ferry SpOG,RSIA EVASARI,Jkt)

Bila Darah Janin Berbeda Dengan Ibu

Bila Darah Janin Berbeda Dengan Ibu

dikutip dari http://www.bergaul.com/pages/blog/showblog.php?blogid=2744

Berbeda golongan darah bisa membuat bayi kuning. Pada kasus tertentu malah mengancam jiwa si kecil.

Dua kali berturut-turut kehilangan bayi tentu sangatlah menyedihkan. Tapi begitulah yang dialami Ny. Elly. Penyebabnya adalah bayi yang dilahirkan selalu berwarna kuning. Hasil pemeriksaan dokter menunjukkan adanya perbedaan rhesus (Rh) darah antara ia dengan janinnya.

Pada kenyataannya, perbedaan golongan maupun rhesus darah memang potensial menyebabkan ikterus (kuning) pada bayi yang baru lahir. Warna kuning tersebut merupakan tanda terjadinya gangguan metabolisma bilirubin. “Warna kuningnya tampak berat. Jika diperiksa darahnya, kadar bilirubinnya sangat tinggi. Mungkin terjadi suatu kontak dengan darah bayi sehingga bilirubinnya pecah,” papar dr.J.M. Seno Adjie, Sp.OG dari RSUPN Cipto Mangunkusumo.

Jika bayi dengan kadar bilirubin tinggi tidak ditangani dengan baik, ia bisa meracuni otak bayi. Bahkan, bayi bisa meninggal, seperti yang dialami Ny. Ibu Elly tadi.

PENYEBAB

Itulah sebabnya mengetahui perbedaan darah antara ibu hamil dengan janin, menjadi bagian terpenting dalam pemecahan kasus seperti disebut di atas. Tapi syukurlah, dengan kemajuan teknologi hal-hal tersebut bisa diatasi sejak dini.

Perbedaan darah antara ibu dengan janin paling banyak terjadi jika ibu memiliki rhesus negatif, sedangkan janinnya mewarisi rhesus positif dari sang ayah. “Meskipun darah ibu dan janin tidak bercampur dan mempunyai sirkulasi masing-masing, biasanya dalam keadaan seperti itu kadang darah bayi karena suatu proses tertentu melakukan interaksi,” jelas Seno.

Bila jenis darah janin tidak sesuai, maka ibu akan menghasilkan antibodi melawan sel-sel darah merah si janin. Selama masa kehamilan pertama, penderita dengan faktor darah rhesus negatif menjadi peka karena mudah mengenai faktor rhesus positif darah janin yang diwarisi dari ayahnya.

Kasus ini biasanya tidak terlalu berat pada anak pertama. Ini dikarenakan zat anti yang terbentuk belum begitu banyak dan interaksi dengan si janin juga belum begitu lama. Begitu bayi pertama lahir, maka interaksi tersebut akan banyak terjadi pada bayi berikutnya. Jadi, pada masa kehamilan kedua dan seterusnya, yang menghasilkan janin rhesus positif, jumlah antibodi si ibu yang anti-rhesus positif akan meningkat. Selanjutkan, akan menembus batas plasenta dan melekat pada sel-sel rhesus positif dari darah janin dan merusaknya.

Untuk mengganti kerusakan tersebut, lanjut Seno, “Janin meningkatkan produksi sel-sel darah merah baru yang kendati pada akhirnya akan diserang juga.” Peningkatan perusakan sel-sel darah merah tersebut melepaskan sejumlah besar bilirubin yang tidak dapat diproses dan dikeluarkan oleh hati janin.

Keadaan semacam ini tidak selalu muncul begitu bayi dilahirkan. Bisa saja terjadi 30 menit sampai 24 jam setelah kelahiran. Bahkan bisa lebih lama dari itu. Tak heran kalau tiga hari pertama setelah kelahiran, bayi harus dipantau terus keadaannya.

Bayi yang terserang secara ringan, jelas Seno, biasanya pucat dan mempunyai hati dan limpa yang membengkak. Sedangkan yang mengalami gangguan dalam tingkat parah biasanya mempunyai kulit berbercak kecil kemerahan, membengkak, dan pucat. Hati dan limpa pun membengkak. Kemudian sistem saraf tidak responsif, jantung berdenyut kecil.

Dengan demikian, gangguan yang terjadi akibat ketidakselarasan darah itu lebih banyak diderita anak ketimbang ibunya. “Biasanya bayi menjadi kuning, kadar hemoglobin rendah, atau kadar bilirubin tinggi. Untuk yang berat, kadar bilirubinnya bisa sangat kuning,” terang Seno lebih lanjut.

BERBAGAI TERAPI

Bayi yang dilahirkan kuning karena ketidakselarasan darah tadi harus menjalani terapi sinar. Ini bisa efektif jika kadar kuningnya masih tergolong ringan. Umumnya bayi bisa membaik. Namun, kalau keadaannya sudah dalam taraf sedang dan berat, tidak cukup dengan terapi sinar. Dokter akan melakukan terapi lain yaitu blood exchange (penggantian darah) bayi. Umumnya diganti dengan golongan darah O, rhesus negatif agar bayi mempunyai darah yang diharapkan sama dengan ibunya.

“Ganti darah ini dilakukan jika sudah sangat kuning dan tidak cukup dengan terapi sinar,” jelas Seno. Hal ini dilakukan karena sudah terlalu banyak darah bayi yang dihancurkan oleh zat anti dari si ibu. Misalnya, bayi tampak pucat, darah merahnya sedikit, kadar bilirubin tinggi (di atas 20), dan banyak yang pecah. Transfusi ini bisa dilakukan pada hari pertama sampai 40 hari sesudah kelahiran.

Bahkan transfusi darah ini bisa dilakukan sejak janin dalam kandungan. Caranya melalui intrauterine (intraperitoneal) saat analisis cairan amnion menunjukkan janin telah terkena gangguan parah. Jadi, ada semacam alat yang dimasukkan melalui perut ibu untuk mencapai rongga peritoneal janin. Infus ini dapat diulang setiap 2 minggu sampai janin cukup matang untuk dilahirkan.

Jika kasus beda darah ini terdeteksi sejak awal, kelahiran bisa direncanakan antara 2 sampai 4 minggu sebelum tanggal kelahiran seharusnya. Selama saat kelahiran, janin harus terus dimonitor secara elektris. Bila terjadi indikasi gangguan pada janin, dokter akan segera melakukan persalinan bedah caesar.

Derajat paling berat yang ditemui adalah kematian. Bahkan kadang bayi sudah meninggal dalam kandungan. Ini terjadi karena proses ketidakcocokan darahnya cukup hebat.

TANPA KELUHAN

Kehamilan dengan ketidakselarasan darah ini umumnya berlangsung tanpa keluhan. Si ibu akan anteng-anteng saja menjalani kehamilannya. Lantaran itu, hal terbaik yang harus dilakukan adalah pemeriksaan darah sebelum kehamilan terjadi. Baik dari pihak ibu maupun ayah.

Ini tak berarti ibu yang memiliki rhesus negatif dilarang hamil. Pemeriksaan tersebut lebih dimaksudkan untuk meminimalkan risiko yang harus ditanggung si bayi jika terjadi ketidakselarasan darah. Misalnya dengan pemberian obat-obatan tertentu. Dokter akan memberikan obat anti dari antirhesus. Manfaat obat tersebut agar zat anti yang dimiliki ibu tidak terlalu menyerang bayi. Obat ini disuntikkan pada ibu, kira-kira menjelang melahirkan atau saat akan melahirkan dan beberapa saat setelah melahirkan.

Yang ideal pemeriksaan darah dilakukan sebelum atau selama kehamilan. “Umumnya dilakukan pada kehamilan tiga bulan karena biasanya para ibu baru kontrol setelah usia kehamilan lewat dari 1-2 bulan,” ujar Seno. Saat kehamilan biasanya ada pemeriksaan darah rutin, misalnya HB, hemoglobin, trombosit, termasuk golongan darah dan rhesus.

Riesnawiati/Dedeh.Ilustrasi:Pugoeh(nakita)

Penggolongan Darah

Setiap orang mempunyai golongan darah dengan rhesus tertentu. Penggolongan darah ini diturunkan secara genetika. Artinya, orang yang memiliki rhesus negatif diturunkan dari orangtua yang memiliki rhesus negatif atau juga membawa faktor rhesus negatif. “Orang yang membawa faktor rhesus negatif jika menikah dengan orang yang juga membawa faktor rhesus negatif akan memiliki anak yang berfaktor rhesus negatif,” jelas Seno.

Ada beberapa macam penggolongan darah. Yang paling terkenal dan paling besar penggolongan darah ABO dan rhesus. Penggolongan tersebut dilakukan berdasarkan zat-zat yang ada dalam darah masing-masing individu.

Setiap jenis darah (A, B, AB, dan O) memiliki antigen khusus dalam sel-sel darah merah dan antibodi khusus dalam darah. Orang dengan golongan darah A berarti mempunyai antigen A. Golongan darah B memiliki antigen B. Jika orang bergolongan darah AB berarti mempunyai antigen A dan B. Sedangkan yang bergolongan darah O (nol) tidak mempunyai antigen.

Ketidakcocokan golongan darah ABO sering terjadi pada ibu yang mempunyai golongan darah O. Misalnya, golongan darah ibu O (nol) dan pasangannya mempunyai golongan darah B. Jika anaknya mempunyai golongan darah B, maka ibu itu akan membentuk zat anti B.

Golongan darah O bisa ditransfusikan pada golongan darah lainnya, asalkan mempunyai rhesus yang sama. Tak heran kalau ada kasus seperti gangguan pembekuan darah saat transfusi dilakukan dengan golongan darah yang sama. Artinya golongan darah yang sama tidak selalu memiliki rhesus sama.

Pada umumnya manusia memiliki rhesus positif. Hanya sebagian kecil saja yang mempunyai rhesus negatif. “Sebagian besar orang Asia, termasuk Indonesia mempunyai rhesus positif. Hanya kurang dari satu persen orang Indonesia yang mempunyai rhesus negatif,” jelas Seno. Di daerah Eropa, rhesus negatif bisa mencapai 10-30 persen.

Dedeh

Ketidak Selarasan ABO

Jenis Darah

Antigen

Antibodi

Ketidakselarasan

A

A

Anti B

Ibu A

Bayi A atau AB

B

B

Anti A

Ibu B

Bayi A atau B

AB

A&B

Tidak ada antibodi

Ibu AB

O

Tidak ada antigen

Anti A&B

Ibu O

Bayi A atau B

Manfaat Mengetahui Golongan Darah

Manfaat Mengetahui Golongan Darah

dikutip dari http://www.griyamelati.net, Kamis, 03 Mei 07 – oleh : Budew

Ketika orang bertanya, “Golongan darahnya apa?” kemudian jawabannya bisa golongan darah A, B, AB atau O. Sebenarnya apa sih golongan darah dan perlunya kita mengetahui golongan darah kita?

Golongan darah adalah ciri khusus darah dari suatu individu karena adanya perbedaan jenis karbohidrat dan protein pada permukaan membran sel darah merah. Dengan kata lain, golongan darah ditentukan oleh jumlah zat (kemudian disebut antigen) yang terkandung di dalam sel darah merah.

Ada dua jenis penggolongan darah yang paling penting, yaitu penggolongan ABO dan Rhesus (faktor Rh). Selain sistem ABO dan Rh, masih ada lagi macam penggolongan darah lain yang ditentukan berdasarkan antigen yang terkandung dalam sel darah merah.

RHESUS FAKOTR:
Rh atau Rhesus (juga biasa disebut Rhesus Faktor) Dinamakan rhesus karena dalam riset digunakan darah kera rhesus (Macaca mulatta), salah satu spesies kera yang paling banyak dijumpai di India dan Cina.

Pada sistem ABO, yang menentukan golongan darah adalah antigen A dan B, sedangkan pada Rh faktor, golongan darah ditentukan adalah antigen Rh (dikenal juga sebagai antigen D).

Jika hasil tes darah di laboratorium seseorang dinyatakan tidak memiliki antigen Rh, maka ia memiliki darah dengan Rh negatif (Rh-), sebaliknya bila ditemukan antigen Rh pada pemeriksaan, maka ia memiliki darah dengan Rh positif (Rh+).

Penting Untuk Transfusi :

Dalam transfusi darah, kecocokan antara darah donor (penyumbang) dan resipien (penerima) adalah sangat penting. Darah donor dan resipien harus sesuai golongannya berdasarkan sistem ABO dan Rhesus faktor.

Transfusi darah dari golongan yang tidak kompatibel dapat menyebabkan reaksi transfusi imunologis yang berakibat anemia hemolisis, gagal ginjal, syok, dan kematian. Hemolisis adalah penguraian sel darah merah dimana hemoglobin akan terpisah dari eritrosit.

Pemilik rhesus negatif tidak boleh ditransfusi dengan darah rhesus positif. Jika dua jenis golongan darah ini saling bertemu, dipastikan akan terjadi perang. Sistem pertahanan tubuh resipien (penerima donor) akan menganggap rhesus dari donor itu sebagai benda asing yang perlu dilawan. Di dunia, pemilik darah rhesus negatif termasuk minoritas. (TERMASUK ANAK SAYA)

PENTING UNTUK SUAMI ISTRI
Selain hemolisis, ada kelainan genetik lain yang juga mengintai ibu (serta bayi yang tengah dikandung, bila kasus terjadi pada wanita atau ibu hamil). Terutama jika ibu berdarah rhesus negatif sedangkan suami berdarah rhesus positif. Masalah ini biasanya terjadi pada perkawinan antar bangsa.

Secara genetik, rhesus positif dominan terhadap rhesus negatif. Anak dari pasangan beda rhesus punya kemungkinan 50-100% berrhesus positif. Kemungkinan berrhesus negatif hanya 0-50%. Artinya rhesus si anak lebih mungkin berbeda dengan si ibu.

Jika tidak cepat ditangani, perbedaan rhesus antara calon bayi dengan ibu ini akan menimbulkan masalah. Lewat plasenta, rhesus darah janin akan masuk ke peredaran darah si ibu. Selanjutnya ini akan menyebabkan tubuh si ibu memproduksi antirhesus. Lewat plasenta juga, antirhesus ini akan melakukan serangan balik ke dalam peredaran darah si calon bayi. Sel-sel darah merah si calon bayi akan dihancurkan.

Pada kehamilan permata, antirhesus mungkin hanya akan menyebabkan si bayi lahir kuning (karena proses pemecahan sel darah merah menghasilkan bilirubin yang menyebabkan warna kuning pada kulit).

Tapi pada kehamilan kedua, problemnya bisa menjadi fatal jika anak kedua juga memiliki rhesus positif. Saat itu, kadar antirhesus ibu sedemikian tinggi, sehingga daya rusaknya terhadap sel darah merah bayi juga hebat. Ini bisa menyebabkan janin mengalami keguguran.

Jika sebelum hamil si ibu sudah mengetahui rhesus darahnya, masalah keguguran ini bisa dihindari. Sesudah melahirkan anak pertama, dan selama kehamilan berikutnya, dokter akan memberikan obat khusus untuk menetralkan antirhesus darah si ibu. Dengan terapi ini, anak kedua bisa diselamatkan.

Untuk alasan tersebut maka dianjurkan bagi pasangan yang akan ingin memiliki bayi dan atau yang telah dinyatakan positif hamil untuk segera memeriksa kesehatannya.

Namun, satu masalah yang tersisa adalah test laboratorium saat ini belum memungkinkan untuk melihat perbedaan dengan lebih jelas antara genotip (Rh+/Rh-) dan (Rh+/Rh+), karena keduanya menghasilkan Rhesus faktor yang sama yaitu Rh+.

Jadi, sudah tahu kan, bahwa golongan darah itu sangat penting untuk diketahui dan berguna untuk kehidupan. Ketahui golongan darah Anda sekarang juga.

Tulisan ini hanya sekedar sharing pengalaman, mudah2an bisa bermanfaat.

Surprise

Surprise

hari ulang tahun biasanya selalu ada kejutan, ntah dari orang tua, suami, saudara atau temen2

kali ini kejutan itu dateng dari suami :D

mau tau apa kejutannya, ini nih …

hihihi surprise!! kue ini unik foto nya itu namanya edible (bener kan?) bisa dimakan ternyata.

makasih yah muah ..

Ervin Andriana Taufik

Ervin Andriana Taufik

Ervin Andriana Taufik

3 taun yang lalu kita ketemu dirumah makan padang jam makan siang :)

tepat september ceria ini 3 taun kita menikah, kita dah dikaruniai 2 orang anak Salma & Sabir

Doa ku selalu semoga kita langgeng sampe akhir hayat

jadi keluarga sakinah mawardah dan warohmah

amin ya robbal’allamin

Bulan Ramadhan

Bulan Ramadhan

Keutamaan Bulan Ramadhan
Bulan Ramadhan adalah bulan diturunkannya Al Qur’an. Allah k berfirman:

شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيْهِ الْقُرْآنُ هُدًى لِلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِنَ الْهُدَى وَالْفُرْقَانِ

“Bulan Ramadhan adalah bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Qur`an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang haq dan yang batil).” (Al-Baqarah: 185)

Pada bulan ini para setan dibelenggu, pintu neraka ditutup dan pintu surga dibuka.
Rasulullah n bersabda:

إِذَا جَاءَ رَمَضَانُ فُتِحَتْ أَبْوَابُ الْجَنَّةِ وَغُلِقَتْ أَبْوَابُ النِّيْرَانِ وَصُفِدَتِ الشَّيَاطِيْنُ

“Bila datang bulan Ramadhan dibukalah pintu-pintu surga, ditutuplah pintu-pintu neraka dan dibelenggulah para setan.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

Nah, ini waktu Ramadhan taun lalu, dikantor bagi yang ga keburu pulang untuk buka dirumah, begini menu buka puasa dikantor ga kalah seru sm buka puasa dirumah, menu wajibnya gorengan.

baca doa buka puasa dulu: ” Allahumma laka shumtu wa bika amantu wa’alaa rizqika aftartu birahmatika ya arhamarrohimin”

Selamat berbuka puasa, semoga taun ini kita bertemu kembali bulan yang penuh rahmat ini, amin


Ikan Goreng Bumbu Kunyit

Ikan Goreng Bumbu Kunyit

Odilia Winneke – detikfood

Bahan:
4 ekor ikan kembung como/bawal kecil, potong-potong
minyak goreng
Haluskan:
3 cm kunyit
3 siung bawang putih
1 butir kemiri
1/2 sdt merica bubuk
1 sdt garam
Lapisan:
1 putih telur kocok
100 g tepung panir kasar
1 sdm tepung beras

Cara membuat:
Lumuri potongan ikan dengan Bumbu halus hingga rata. Diamkan selama 30 menit.
Tiriskan ikan, celupkan dalam putih telur.
Gulingkan dalam tepung roti dan tepung beras hingga rata.
Goreng dalam minyak panas dan banyak hingga kuning keemasan.
Angkat dan tiriskan.

Untuk 6 orang [dev/Odi]

comes and go

comes and go

resign?? huahua sedih kali yah klo resign apalagi ninggalin temen2 yang solid abiss, seperti yang satu ini bunda (panggilan sayang) best friend, begitu dia resign rasanya bener bener keilangan banget yang tiap pagi kita coffee morning mulai dari ngomongin selama perjalanan ke kantor, sampe pembantu hehehe emak emak emang gitu nih keep contact ya bun, miss u

yang ini namanya nina pengganti bunda nemenin aku ke Mall Ambasador, ga tau kenapa ni anak tomboy tapi suka pengen jadi feminim gitu, tetep asik kok nin ;)

dd bimbim

dd bimbim

Hai! Om dan Tante perkenalkan nama ku Bima Atallah, umur ku baru 2 taun. Aku mau kasih kabar nih aku mau punya adik lohh adik ku masih ada didalam perut Mah Nie masih kecil hehehe

Hobi aku tiap hari nonton film yang Mah Nie beliin kaya Postman Pett, Firlly (gitu kan yah om eja nya?) sama Mcqueen favorite ku sampe aku hafal loh kata kata didalem film itu :D

Ada massalah pett? :d ini kan kata yang suka aku pake klo lagi ngobrol ma mah titin, mah nie, papah aman, om epin, nina (sebutan tante), empa, om ndil karena si Pett di filmnya suka bilang gitu makanya aku suka dibilang kobe (alias kolot begog) kata lain “tua!” hehehe

“tuh om APV?” :d si om kaget aku tau klo itu mobil APV, nihh yaah om “tuh mobil great” “eh ada eminiti” nina sm om heran tuh aku hafal. Kapan nih Om sm Nina mau ke Tasik lagi aku udah lebih pinter loh nanti klo ketemu aku kasih kejutan lagi yah pasti Om sm Nina kaget deh..

bentar bentar om epin liat nih gambar Mcqueen bagus yah.. beliin donk

tataw om dan tante semua, doakan aku jadi anak pinter dan sholeh yah dadahhh